Masih adakah
Sembari menyantap makan malamku yang kurang sedap kelihatannya aku terpana di depan tv menghabiskan jam istirahatku yang belum kupakai. Saat itu ditayangkan tentang kisah sepasang suami istri suatu instansi tinggi dinegara ini yang sa sangat rukun sekali rumah tangganya. Langsung saja pikiranku melayang jauh pada cita”ku selama ini, rasa putus asa yang selama ini hinggap di pikiranku terasa sirna, kerinduanku untuk mewujudkan mimpi itu kembali datang, betapa bahagianya aku jika bisa bersama dengan mereka, betapa bahagianya aku jika aku bisa meraih yang aku cita”kan, meskipun untuk saat ini impian itu belum bisa aku wujudkan tapi hatiku tetap tidak lepas dari impianku itu. Yah, memang selama ini aku belum pernah menaruh harapanku begitu besar pada satu impian, ini yang pertama kalinya tapi sungguh sangat sulit aku dapatkan.
Kata orang pinter nih untuk menaklukkan sebuah gunung himalaya, harus diawali dengan mimpi, menemukan visi, memperbanyak skil, dan melangkahkan kaki arah tujuan kita.
Comments(1)